Komponen-Komponen yang Ada Dalam BIOS



Komponen-Komponen yang Ada Dalam BIOS ~ BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama).

BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar sebagai berikut.
  1. Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah
  2. konfigurasi komputer (tipe hardisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dan lain-lain) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
  3. Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
  4. Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
Tampilan BIOS [Image by www.startbyfinish.com], 
Sumber pustaka : Teknologi Informasi dan Komunikasi 1/Eko Supriyadi, Muslim Heri Kiswanto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts:

0 Response to "Komponen-Komponen yang Ada Dalam BIOS"

Post a Comment